Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
Selendang sutera tanda mata darimu.
Telah kuterima sebulan yang lalu.
Selendang sutera mulai disaat itu.
Turut serentak didalam batinmu.
Ketika lenganku terluka parah.
Selendang suteramu turut berjasa.
Selendang sutera kini pembalut luka.
Cobek semata tercapai tujuannya.
Sebuah tembang yang populer mulai pada jaman perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945. Dibawakan dalam irama kroncong, yang banyak disukai pecinta musik disaat itu. Hingga sekarang pun masih banyak juga yang menyukainya, termasuk kami juga tentunya, he.. he....
Tembang ini dilantunkan dalam irama Kroncong.
Cukup populer banget tembang ini, pernah disenandungkan oleh berbagai penyanyi2 tenar dinegeri kita (Indonesia).